<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Techno, Science, Discovery &#38; Others</title>
	<atom:link href="http://teknos.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://teknos.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2009 07:24:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='teknos.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Techno, Science, Discovery &#38; Others</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://teknos.wordpress.com/osd.xml" title="Techno, Science, Discovery &#38; Others" />
	<atom:link rel='hub' href='http://teknos.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Lebih Cepat daripada Peluru</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/13/lebih-cepat-daripada-peluru/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/13/lebih-cepat-daripada-peluru/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 07:24:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[www.tempointeraktif.com Sebuah proyek untuk menarik minat para remaja agar berkarier di bidang sains dan teknologi. LONDON &#8211; Pemecahan rekor kecepatan di darat bukanlah target utama Richard Noble dan tim insinyur Inggris yang terlibat dalam proyek Bloodhound Supersonic Car (Bloodhound SSC). Lewat proyek yang akan memacu mobil hingga 1.610 kilometer per jam itu, Noble berharap bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=26&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="block-content">www.tempointeraktif.com</p>
<div class="news-abstract">Sebuah proyek untuk menarik minat para remaja agar berkarier di bidang sains dan teknologi.</div>
<div class="news-content">
<p><strong>LONDON</strong> &#8211; Pemecahan rekor kecepatan di darat bukanlah target utama Richard Noble dan tim insinyur Inggris yang terlibat dalam proyek Bloodhound Supersonic Car (Bloodhound SSC). Lewat proyek yang akan memacu mobil hingga 1.610 kilometer per jam itu, Noble berharap bisa mempromosikan minat publik terhadap sains dan teknologi selain mengembangkan teknologi baru di bidang rekayasa.</p>
<p>Saat ini, kata Noble, Inggris menderita kekurangan insinyur. Hal itu terjadi karena tidak ada sesuatu yang menginspirasi kaum muda Inggris untuk menekuni sains dan teknologi. &#8220;Proyek mobil Bloodhound yang mampu menempuh 1.600 kilometer dalam satu jam adalah satu-satunya hal yang dapat mengubah masalah yang amat memprihatinkan ini,&#8221; kata direktur proyek Bloodhound SSC itu.</p>
<p>Para pelajar membutuhkan data dan informasi dari proyek aktual agar dapat belajar. Berbagai proyek sains dan teknologi yang ada, semisal industri pertahanan dan antariksa, tak dapat memberikan inspirasi, dibatasi pertimbangan keamanan dan masalah hak kekayaan intelektual. &#8220;Teknologi Bloodhound terbuka bagi mereka,&#8221; ujarnya. &#8220;Sudah 541 sekolah mendaftar dalam proyek itu. Ini motivator yang luar biasa.&#8221;</p>
<p>Bloodhound SSC memang luar biasa. Kendaraan ini sengaja dirancang untuk bisa melaju sampai 1.610 kilometer per jam atau 1,4 Mach, melampaui kecepatan suara. Itu berarti tak hanya memecahkan rekor kecepatan di darat, Bloodhound SSC juga mengungguli rekor kecepatan terbang rendah pesawat terbang 1.599,7 kilometer per jam. Lajunya bahkan lebih cepat daripada peluru yang ditembakkan dari pistol.</p>
<p>Pilot Royal Air Force, Andy Green, dipercaya sebagai pengemudi kendaraan tercepat itu. Green adalah pemegang rekor kecepatan darat dunia, orang pertama yang mengemudikan mobil menembus batas kecepatan suara pada Oktober 1997. Pada saat itu dia mengemudikan Thrust Supersonic Car di Gurun Blackrock Nevada, Amerika Serikat, dengan kecepatan 1.228 kilometer per jam.</p>
<p>Untuk mencapai kecepatan itu dengan selamat, tim Bloodhound SSC harus menciptakan sebuah kendaraan baru yang mampu menahan semua tekanan. Pada kecepatan 1.610 kilometer per jam, tekanan udara yang mendera kerangka dan bodi Bloodhound akan melebihi 12 ton per meter. Bloodhound haruslah kendaraan baru yang amat berbeda daripada Thrust SSC, pendahulunya.</p>
<p>&#8220;Tidak ada buku panduan untuk membuat kendaraan seperti ini dan para mahasiswa tidak bisa melongok mobil ayahnya untuk mencari panduan,&#8221; kata Green. &#8220;Satu-satunya patokan adalah kendaraan ini harus memiliki empat roda sesuai dengan peraturan pemecahan rekor kecepatan di darat.&#8221;</p>
<p>Untuk mewujudkan proyek bergengsi ini, Noble mendapat dukungan dari sejumlah universitas terkemuka di negara itu, seperti Swansea University dan University of The West England. Sejumlah mahasiswa desain dan teknologi juga terlibat dalam proses perancangan Bloodhound selama 18 bulan.</p>
<p>Bahkan, Paul Drayson, menteri sains dan inovasi Inggris, turut memberi dukungan dan mendanai program edukasi Bloodhound SSC. &#8220;Memecahkan rekor kecepatan darat tak lagi sekadar mengikat mesin ke mobil dan mengarahkannya ke horizon,&#8221; ujarnya. &#8220;Saat ini aplikasi sains dan teknologi yang baru dan menarik adalah satu-satunya cara untuk menggapainya.&#8221;</p>
<p>Thrust SSC menggunakan mesin tua 30 tahun dan sistem prosesor yang diambil dari tank militer yang tak digunakan lagi, tetapi Noble menggabungkan beragam kemajuan teknologi paling mutakhir.</p>
<p>Rodanya saja bukan menggunakan ban karet, melainkan terbuat dari logam titanium solid. Logam itu sengaja untuk mencegah kendaraan itu terbang dan tercerai-berai karena roda berdiameter 900 milimeter ini akan berputar begitu cepat, lebih dari 10.000 kali per menit. &#8220;Mobil biasa hanya berputar 1.500 putaran per menit,&#8221; kata John Piper, direktur rekayasa proyek itu. &#8220;Itu sebabnya kami tak menggunakan ban berisi udara.&#8221;</p>
<p>Kokpit yang terbuat dari serat karbon itu dirancang untuk membelah udara dan mengurangi guncangan yang terjadi ketika mobil mencapai 1,4 Mach, 40 persen lebih cepat daripada kecepatan suara. Kokpitnya harus benar-benar kedap udara. Ini untuk mencegah udara tersedot dari dari kabin seperti <em>vacuum cleaner</em>. Bahkan, para insinyur sengaja mengukur tubuh Green dalam kokpit tersebut menggunakan teknologi laser untuk memastikan bahwa versi finalnya bisa membungkus pilot Royal Air Force itu seperti sebuah sarung tangan.</p>
<p>Tenaga yang membuat mobil ini bisa melaju sedemikian cepat adalah mesin jet EJ200 yang digunakan pesawat Eurofighter Typhoon. Sebuah roket Falcon juga dipasang di atas mobil itu. &#8220;Pada dasarnya, mesin jet digunakan untuk menggerakkan mobil,&#8221; kata Daniel Jubb, perancang roket Bloodhound. &#8220;Begitu mobil mencapai 483 kilometer per jam, roket dinyalakan dan mendorong Bloodhound menembus 1,4 Mach.&#8221;</p>
<p>Keseluruhan proses pemecahan rekor diperkirakan tak sampai satu setengah menit, tetapi akan membakar begitu banyak bahan bakar. Berat mobil akan berkurang 2,2 ton daripada berat ketika mulai berjalan,&#8221; kata Piper.</p>
<p>Kini mereka mencari lokasi pengetesan dan pemecahan rekor kecepatan darat dunia pada 2011. Sasaran mereka adalah sejumlah gurun, dasar danau kering, atau ladang garam yang bisa dijadikan <em>race track</em> bagi mobil supercepat itu.</p>
<p>Lokasi yang dibutuhkan haruslah datar sempurna, tanpa ada satu pun tumbuhan sepanjang 16 kilometer. Persyaratan lain adalah harus benar-benar kering selama sedikitnya tiga bulan setiap tahun, mampu mendukung kehidupan tim, bantuan teknis, dan aman.</p>
<p>Sejauh ini, tim Bloodhound SSC telah mempersempit perburuan ke 14 lokasi, delapan di antaranya di Amerika Serikat, empat di Australia, satu di Turki, dan satu di Afrika Selatan. Green menyatakan tahun-tahun cuaca kering yang di luar kebiasaan telah merusak gurun Blackrock, membuat kawasan itu tak lagi cocok untuk uji coba model yang diperkirakan berlangsung Oktober mendatang.</p>
<p>Green amat yakin Bloodhound mampu memecahkan rekor. &#8220;Bloodhound jauh lebih canggih karena kami menghabiskan dua tahun untuk riset dan kami melakukan sejumlah terobosan,&#8221; ujarnya. &#8220;Semua itu akan membuat saya selangkah lebih maju dalam kompetisi ini.&#8221;</p>
<p>Tantangan terbesarnya adalah menjaga mobil tetap stabil, mengemudikannya lurus ke depan, dan menjaga mobil tetap menempel pada rodanya. &#8220;Jadi, tidaklah mengagetkan bila kami memilih pilot pesat jet tempur untuk mengemudikan mobil ini,&#8221; kata Piper.</p>
<p>Tak hanya membutuhkan keahlian seorang pilot, mengemudikan Bloodhound juga butuh nyali besar. Salah satu dokter senior tim itu telah memperingatkan Green bahwa pengemudi mobil itu akan terpanggang, terguncang, tuli secara akustik, dan terpengaruh gaya gravitasi yang luar biasa besar sehingga membuat sang pengemudi mengalami disorientasi dan hilang kesadaran.</p>
<p>Green sama sekali tak gentar. &#8220;Tepat seperti itulah di dalam kokpit pesawat jet,&#8221; katanya. &#8220;Saya menggunakan keahlian pekerjaan sehari-hari saya dalam pekerjaan sampingan ini, mengemudikan mobil tercepat di dunia.&#8221; <strong>TJANDRA DEWI | BLOODHOUNDSSC | AP </strong></p>
<p><span style="font-family:arial;font-size:small;"><strong>Diterpa Isu Lingkungan </strong></span></p>
<p>Di tengah kondisi krisis global dan isu lingkungan, mengusung proyek Bloodhound SSC tentunya menuai protes dari berbagai pihak. Namun, Richard Noble tak mundur sedikit pun. Dia beranggapan kemajuan di bidang sains dan teknologi adalah satu-satunya jalan untuk keluar dari krisis sehingga minat kaum muda Inggris terhadap bidang ilmu itu harus dibangkitkan.</p>
<p>Noble mengakui bahwa jumlah gas karbon dioksida yang dilepaskan proyek Bloodhound SSC memang luar biasa besar. Meski begitu, mereka telah merancang sebuah kendaraan paling efisien dalam penggunaan bahan bakar.</p>
<p>Mesin jet Eurojet EJ200 yang digunakan Bloodhound, misalnya, merupakan salah satu mesin jet militer terkecil dan paling kuat di kelasnya. Mesin itu membakar bahan bakar jet standar dalam volume kecil. Bloodhound akan menggunakan bahan bakar maksimum 200-250 kilogram pada kecepatan tertingginya.</p>
<p>Sumber kekuatan kedua adalah motor roket hibrida, yang digunakan untuk waktu pembakaran yang amat singkat, cuma 20 detik. Untuk mengakselerasi mobil itu pada kecepatan puncaknya. Pompa bahan bakar untuk roket itu digerakkan oleh mesin V-12 berbahan bakar minyak dan terbakar dalam durasi singkat. Tak lebih dari 5 liter BBM tiap kali mobil berlari.</p>
<p>Namun, <em>high test peroxide</em>, yang dipakai roket sebagai <em>oxidizer</em>, dan HTPB, sejenis substansi karet aromatik, yang berfungsi sebagai bahan bakarnya menghasilkan emisi CO2 pada kecepatan tertingginya. Tak kurang dari 180 kilogram HTPB yang digunakan setiap kali mobil diujicobakan akan menghasilkan CO2 sampai 400 kilogram.</p>
<p>Bila uji coba dilakukan 20-25 kali per tahun selama tiga tahun, tim Bloodhound SSC memperkirakan total emisi CO2 mencapai 53.114 kilogram atau rata-rata per tahun 17.704 kilogram. &#8220;Bila dibandingkan dengan sebuah mobil biasa yang mengeluarkan 170 gram CO2 per kilometer, emisi Bloodhound SSC tahunan setara dengan mengendarai 104.141 kilometer dengan kendaraan biasa,&#8221; kata Andy Green. <span style="font-size:xx-small;"><strong>TJANDRA | BLOODHOUNDSSC</strong></span></p>
<p><span style="font-family:arial;font-size:small;"><strong>Mengawinkan Jet dengan Roket </strong></span></p>
<p>Seorang tim dari Inggris berusaha merancang mobil hibrida jet-roket untuk mencapai rekor tercepat di daratan 1.600 kilometer per jam pada 2011 dan memecahkan rekor lama 1.228 kilometer per jam yang dibuat pada 1997.</p>
<li>Bloodhound Supersonic Car</li>
<li>Saluran masuk udara</li>
<li>Kaca depan</li>
<li><em>Winglet</em> (sayap kecil penstabil)</li>
<li>Roda logam titanium</li>
<li>Kerangka baja dengan badan dari serat karbon</li>
<li>Kerucut hidung</li>
<li>Panjang 13 meter</li>
<li>Berat 7 ton</li>
<li>PengemudiPenampang samping</li>
<li>Mesin Eurojet<br />
Separuh bagian depan mesin memadatkan udara, bagian belakang mesin membakar bahan bakar. Gas panas dalam knalpot jet mendorong mobil melesat maju.</li>
<li>Saluran udara</li>
<li>Kompresor</li>
<li>Turbin</li>
<li>Bahan bakar solid</li>
<li><em>Nozzle</em> ujung pipa</li>
<li>Knalpot jet</li>
<li>Mesin roket</li>
<li><em>Oxidizer</em> cair</li>
<li>Knalpot roket</li>
<li>Mengemudi di batas kesadaran<br />
Tekanan yang luar biasa membuat pengemudi Bloodhound di ambang kehilangan kesadaran<br />
1. Jet mulai bekerja<br />
2. Roket mulai bekerja</li>
<li>1,6 kilometer</li>
<li>KURVA KECEPATAN</li>
<li>3,2 kilometer</li>
<li>1.600 kilometer per jam<br />
3. Roket kehabisan bahan bakar<br />
4. Mesin jet berhenti<br />
5. Dua parasut terbuka<br />
6. Rem menghentikan mobilPada puncak akselerasi atau percepatan, pengemudi akan merasakan kekuatan gravitasi sebesar 2,5 kali lipat.</li>
<li>Ketika mobil berakselerasi, terjadi peningkatan tekanan darah dalam kepala pengemudi</li>
<li>Perlambatan mobil akan melemparkan pengemudi ke depan, darah akan tertarik ke kakinya<span style="font-size:xx-small;"><strong>MCT</strong></span></li>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=26&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/13/lebih-cepat-daripada-peluru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepler dan Pencarian Saudara Semesta</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-dan-pencarian-saudara-semesta/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-dan-pencarian-saudara-semesta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 02:12:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Kepler dan Pencarian Saudara Semesta KOMPAS Teleskop ruang angkasa Kepler / Artikel Terkait: Kepler, Si Pencari Planet Mirip Bumi Diluncurkan Misi Pertama Pencarian Planet seperti Bumi Rabu, 11 Maret 2009 &#124; 15:20 WIB Oleh NINOK LEKSONO KOMPAS.com &#8211; Jumat tanggal 6 Maret pukul 03.50 GMT, atau pukul 10.50 WIB, sebuah roket Delta II tinggal landas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=24&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">Kepler dan Pencarian Saudara Semesta</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/11/1519407p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/11/15200222/kepler.dan.pencarian.saudara.semesta#">KOMPAS</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Teleskop ruang angkasa Kepler</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/11/15200222/kepler.dan.pencarian.saudara.semesta" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong class="judulnolead">Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/07/13335693/kepler.si.pencari.planet.mirip.bumi.diluncurkan">Kepler, Si Pencari Planet Mirip Bumi Diluncurkan</a></li>
<li><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/04/0813380/misi.pertama.pencarian.planet.seperti.bumi">Misi Pertama Pencarian Planet seperti Bumi</a></li>
</ul>
</div>
<div style="padding:0;"></div>
<p><img src="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" alt="" /></div>
<div class="tanggal">Rabu, 11 Maret 2009 | 15:20 WIB</div>
<p><strong>Oleh NINOK LEKSONO</strong></p>
<p><strong>KOMPAS.com</strong> &#8211; Jumat tanggal 6 Maret pukul 03.50 GMT, atau pukul 10.50 WIB, sebuah roket Delta II tinggal landas dari Stasiun Angkatan Udara Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Di pucuk roket Delta ini terdapat sebuah instrumen yang amat penting, yakni Teleskop Kepler. Peluncuran berjalan mulus, dan sejam kemudian, Kepler terpisah seluruhnya dari tingkat tiga roket peluncur seperti direncanakan.</p>
<p>Misi Kepler adalah untuk menemukan planet di luar tata surya yang menyerupai Bumi. Jadi, yang akan dicari Kepler adalah planet kecil (tidak sebesar Jupiter atau Saturnus) dan berbatuan, yang mengorbit bintang induk (seperti Matahari) dengan jarak yang tepat. Artinya, jarak tersebut tidak terlalu dekat sehingga air mendidih, tetapi juga tidak terlalu jauh sehingga air membeku. Jarak yang ideal bagi kehidupan ini sering disebut sebagai ”Zona Bisa Didiami” (<em>habitable</em>).</p>
<p>Sejauh ini petunjuk soal adanya planet yang menyerupai Bumi tak banyak diperoleh karena penyelidikan yang dilakukan tidak cukup peka untuk menemukan planet seperti itu. Teleskop Kepler diharapkan mampu menjawab tantangan ini.</p>
<p>Menjelang peluncuran, Ilmuwan Kepala (Proyek) Kepler William Borucki di Pusat Riset Ames milik NASA di Moffett Field, California, mengatakan, ”Kalau ada banyak Bumi di luar sana, boleh jadi juga ada banyak kehidupan di sana &#8211; dan barangkali juga bahkan peradaban asing di sana yang menunggu kontak kita.” (New Scientist, 5/2)</p>
<p>Sebelum ini memang sudah ditemukan planet-planet yang ukurannya sedikit lebih besar dibandingkan Bumi. Yang satu ditemukan oleh teleskop-teleskop di Bumi dengan menggunakan teknik lensa gravitasi dan lainnya ditemukan oleh Satelit Corot yang dijuluki ”Pengamat Makhluk Asing Eropa”. Corot diluncurkan tahun 2006 dan misinya adalah mengamati bintang yang kecerlangannya susut karena diduga ada planet yang lewat di depannya.</p>
<p>Selain itu, juga sudah diketahui dua planet yang diduga berbatu dengan ukuran beberapa kali massa Bumi yang mengorbit bintang katai merah Gliese 581, dan salah satunya mungkin ada di Zona Bisa Didiami, meski di perbatasan.</p>
<p>Gregory Laughlin, ilmuwan di Universitas California, Santa Cruz, yang memimpin riset planet-planet transit, mengakui bahwa deteksi planet terestrial seukuran Bumi yang punya orbit bisa didiami masih belum ada.</p>
<p><strong>Teknik baru</strong></p>
<p>Sebelum ini, penemuan sebagian besar planet luar tata surya (<em>exoplanet</em>) dilakukan dengan teknik kecepatan radial, yaitu dengan mengamati spektrum cahaya bintang untuk melihat apakah ada gerak maju dan mundur periodik yang disebabkan oleh tarikan gravitasi planet-planet bintang tersebut. Metode ini belum cukup sensitif untuk mendeteksi planet sekecil Bumi.</p>
<p>Kepler dirancang untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan menerapkan metode planet transit. Teleskop ini akan memonitor 100.000 bintang dan mengukur adanya peredupan periodik, yang diartikan sebagai akibat adanya planet yang lewat di depannya. Hal ini akan dilakukan secara terus-menerus selama 3,5 tahun.</p>
<p>Lalu, berbeda dengan Corot yang mengorbit Bumi, Kepler akan mengorbit mengelilingi Matahari. Ini akan membuat pandangannya ke langit lebih tidak terhalang oleh Bumi.</p>
<p>Didukung oleh lensa yang lebih besar, dengan ukuran 95 cm, Kepler akan mampu melihat planet dengan ukuran setengah Bumi atau seukuran Mars.</p>
<p><strong>Apa pun hasilnya</strong></p>
<p>Belum bisa dipastikan berapa banyak planet seukuran Bumi yang bakal ditemukan oleh Kepler. Tapi apa pun, Kepler akan menjadi acuan baru dalam perburuan planet. Kalau memang planet seperti Bumi ternyata merupakan hal umum, maka beberapa di antaranya diperkirakan mengelilingi bintang induknya pada jarak cukup dekat. Misi berikut akan memeriksa apakah ada oksigen di sana, juga petunjuk lain yang mengisyaratkan adanya kehidupan.</p>
<p>Badan ruang angkasa AS (NASA) dan Eropa (ESA) sedang menggodok dua misi yang disebut <em>Terrestrial Planet Finder</em> dan Darwin yang diupayakan bisa meluncur sebelum tahun 2020. Misi ini dimaksudkan untuk bisa mengukur cahaya dari planet<em> extrasolar</em> di orbit bisa didiami. Sasaran utama adalah mengukur spektrum cahaya yang melewati atmosfer planet itu, apakah ada jejak oksigen atau bahan kimia lain yang mengindikasikan adanya kehidupan.</p>
<p><strong>Visi terus hidup</strong></p>
<p>Mengikuti perkembangan sains di atas, tampak bahwa negara maju terus mengembangkan program-program untuk memajukan ilmu pengetahuan, meski dewasa ini kondisi ekonomi pada umumnya buruk.</p>
<p>Diakui, proyek seperti Kepler menelan biaya ratusan juta dollar, tetapi ia dipersiapkan secara baik, dan diyakini tujuannya, sehingga tetap dijalankan meski mahal. Tidak berhenti sampai di Kepler, ini juga sudah dipikirkan untuk meluncurkan Proyek Darwin guna mencari kehidupan di planet <em>extrasolar</em>.</p>
<p>Tampak visi untuk unggul dan maju &#8211; juga sebagai persiapan untuk menguasai teknologi penjelajahan angkasa masa depan &#8211; tidak ditinggalkan begitu saja. Kita tentu belum bisa sepenuhnya meniru langkah negara maju. Tetapi, setidaknya semangat ilmiah yang diperlihatkan oleh bangsa-bangsa tersebut juga bisa menginspirasi kita.</p>
<p>Mereka tak gentar dengan risiko karena dari misi Kepler ini, bisa juga mereka tidak menemukan planet seperti Bumi yang dicari. Tetapi, itu tidak mengecilkan hati karena pasti ada hasil lain yang diperoleh.</p>
<p>Borucki menyimpulkan, kalau Kepler menemukan banyak Bumi di galaksi, kondisi yang mendukung kehidupan merupakan hal biasa. Tetapi, kalau tidak ada Bumi pada bintang tersebut, bisa berarti bahwa kita sendirian di alam semesta ini tanpa ada saudara semesta.</p>
<p><strong>Sumber : KOMPAS</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=24&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-dan-pencarian-saudara-semesta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/11/1519407p.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kepler, Si Pencari Planet Mirip Bumi Diluncurkan</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-si-pencari-planet-mirip-bumi-diluncurkan/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-si-pencari-planet-mirip-bumi-diluncurkan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 01:57:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[www.kompas.com AP PHOTO Teleskop Kepler diluncurkan / Artikel Terkait: Misi Pertama Pencarian Planet seperti Bumi Sabtu, 7 Maret 2009 &#124; 13:33 WIB FLORIDA, JUMAT — NASA meluncurkan sebuah teleskop perintis, Jumat (6/3), untuk menyelidiki sebuah sudut Galaksi Bima Sakti dengan harapan menemukan kemungkinan keberadaan planet-planet seperti Bumi. Teleskop yang dinamai Kepler ini melesak menuju langit [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=20&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">www.kompas.com</div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/07/1336158p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/07/13335693/kepler.si.pencari.planet.mirip.bumi.diluncurkan#">AP PHOTO</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Teleskop Kepler diluncurkan</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/07/13335693/kepler.si.pencari.planet.mirip.bumi.diluncurkan" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong class="judulnolead">Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/04/0813380/misi.pertama.pencarian.planet.seperti.bumi">Misi Pertama Pencarian Planet seperti Bumi</a></li>
</ul>
</div>
<div style="padding:0;"></div>
<p><img src="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" alt="" /></div>
<div class="tanggal">Sabtu, 7 Maret 2009 | 13:33 WIB</div>
<p><strong>FLORIDA, JUMAT — </strong>NASA meluncurkan sebuah teleskop perintis, Jumat (6/3), untuk menyelidiki sebuah sudut Galaksi Bima Sakti dengan harapan menemukan kemungkinan keberadaan planet-planet seperti Bumi.</p>
<p>Teleskop yang dinamai Kepler ini melesak menuju langit bertabur bintang dibawa oleh roket tak berawak Delta yang diluncurkan pada pukul 10.49, Jumat malam waktu AS (Sabtu siang WIB) dari Pangkalan Angkatan Udara AS di Tanjung Canaveral, Florida.</p>
<p>&#8220;Sebegitu jauh, meskipun kami telah menemukan lebih dari 300 planet (di luar tata surya), kami tak menemukan satu pun yang sama dengan Bumi,&#8221; kata pejabat NASA urusan sains antariksa, Ed Weiler.</p>
<p>Kepler, diambil dari nama astronom abad ke-17 Johannes Kepler, dirancang untuk menemukan planet sejenis Bumi. Begitu berada di posisi mengekor Bumi dalam mengitari Matahari, Kepler akan bergerak menuju satu sudut langit di antara konstelasi Cygnus dan Lyra yang diisi oleh lebih dari 4 juta bintang.</p>
<p>Para ilmuwan berencana untuk mencermati observasi Kepler terhadap lebih dari 100.000 target dengan harapan menangkap percikan cahaya kecil dari planet-planet yang lewat. &#8220;Mencoba mendeteksi planet-planet seukuran Jupiter di depan bintang-bintang adalah seperti mencoba mengukur efek nyamuk terbang terhadap lampu sorot kendaraan. Menemukan planet-planet seukuran Bumi itu seperti mencoba mendeteksi kutu yang sangat kecil,&#8221; kata Jim Fanson, manajer proyek Kepler. Di samping sulit dilakukan, pengukuran planet juga akan menyita banyak waktu.</p>
<p>Sebuah planet seukuran Bumi yang jaraknya sama dengan Bumi ke Matahari, hanya akan dilihat Kepler sekali setahun. Para ilmuwan menyatakan bahwa mereka akan menangkap tiga transit untuk memverifikasi keberadaan satu dunia seukuran Bumi.</p>
<p>NASA berharap menindaklanjuti misi Kepler yang menelan biaya 591 juta dollar AS itu dengan satu generasi baru teleskop berkemampuan tinggi dalam mencitrakan planet-planet seukuran Bumi dan menganalisis atmosfernya guna menemukan unsur gas yang mengindikasikan adanya kehidupan.</p>
<p>&#8220;Saya kira kami akan benar-benar terkejut jika Kepler tidak menemukan satu pun planet mirip Bumi. Saya kira kita akan menemukan banyak sekali planet seukuran Bumi,&#8221; kata astronom Alan Boss yang bekerja untuk Carnegie Institution, Washington.<br />
<strong>ONO</strong><br />
<strong>Sumber : ANT,AP</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=20&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/12/kepler-si-pencari-planet-mirip-bumi-diluncurkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/07/1336158p.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Partikel Tuhan</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/partikel-tuhan/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/partikel-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fisika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[www.nationalgeographic.co.id Saat inti atom bertabrakan dengan energi yang belum pernah terjadi di Large Hadron Collider, para fisikawan berharap menciptakan partikel eksotis dan materi berlimpah, yang pertama kali membentuk jagat raya. Partikel yang mereka cari adalah Boson Higgs, atau partikel Tuhan. Inilah bukti yang hilang dalam teori yang menjelaskan karakteristik jagat raya: bagaimana partikel dasar memeroleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=17&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>www.nationalgeographic.co.id</p>
<div id="attachment_18" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-18" title="p12" src="http://teknos.files.wordpress.com/2009/03/p12.jpg?w=450&#038;h=337" alt="Partikel Tuhan" width="450" height="337" /><p class="wp-caption-text">Partikel Tuhan</p></div>
<p>Saat inti atom bertabrakan dengan energi yang belum pernah terjadi di Large Hadron Collider, para fisikawan berharap menciptakan partikel eksotis dan materi berlimpah, yang pertama kali membentuk jagat raya.</p>
<p>Partikel yang mereka cari adalah Boson Higgs, atau partikel Tuhan.<br />
Inilah bukti yang hilang dalam teori yang menjelaskan karakteristik jagat raya: bagaimana partikel dasar memeroleh massa.</p>
<p>Pembentukan proton<br />
1. Proton bertabrakan<br />
2. Partikel Higgs<br />
3. Bukti keberadaan Higgs</p>
<p>Berikutnya: Batas luar Higgs</p>
<p><strong>Pembentukan proton</strong><br />
Proton, Quark, Gluon. Proton tersusun atas partikel-partikel yang lebih kecil: Tiga quarks terikat oleh gluon raksasa.</p>
<p><strong>Proton bertabrakan</strong><br />
Triliunan proton berdesakan menuju tumbukan pada 99,9999991 persen kecepatan cahaya. Quark dan gluon di dalam proton bertumbukan, meledak dengan energi yang cukup untuk menciptakan Higgs yang sukar ditangkap.</p>
<p>Mungkin 100 hingga 200 kali massa proton, partikel Higgs tidak stabil: dia akan bertahan kurang dari satu per sejuta miliar miliar detik sebelum hancur menjadi butiran-butiran partikel.</p>
<p><strong>Tanda keberhasilan</strong><br />
Bukti akan Higgs akan ditemukan di dalam spiral pengungkap rahasia dan lapisan kiri di detektor LHC oleh partikel yang terbentuk saat Higgs terpecah.</p>
<p><strong>Di belakang Higgs</strong><br />
Mengapa ada sesuatu? Secara teoretis, ledakan besar mestinya menghasilkan materi dan anti-materi dengan jumlah sama besar yang saling menghancurkan satu sama lain, meninggalkan alam semesta yang kosong. Jadi mengapa alam semesta kita hampir semuanya berupa materi? Pergerakan galaksi terpencil dan supernova menunjukkan bahwa ekspansi semesta yang gelap memiliki materi yang lebih besar dibandingkan yang kita lihat pada semua bintang dan galaksi. LHC dapat melepaskan cahaya pada materi gelap dan energi gelap ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=17&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/partikel-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teknos.files.wordpress.com/2009/03/p12.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">p12</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NEW SATURN MOON: Tiny Gem Found in Outer Ring</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/new-saturn-moon-tiny-gem-found-in-outer-ring/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/new-saturn-moon-tiny-gem-found-in-outer-ring/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 07:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/new-saturn-moon-tiny-gem-found-in-outer-ring/</guid>
		<description><![CDATA[sumber : www.nationalgeographic.co.id<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=15&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_14" class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-14" title="090303-new-moon-saturn_big" src="http://teknos.files.wordpress.com/2009/03/090303-new-moon-saturn_big.jpg?w=450&#038;h=276" alt="Bulan Saturnus Terbaru" width="450" height="276" /><p class="wp-caption-text">Bulan Saturnus Terbaru</p></div>
<p>sumber : www.nationalgeographic.co.id</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=15&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/06/new-saturn-moon-tiny-gem-found-in-outer-ring/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://teknos.files.wordpress.com/2009/03/090303-new-moon-saturn_big.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">090303-new-moon-saturn_big</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Asteroid Nyaris Tabrak Bumi</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/penemuan-planet-layak-huni-pertama-selain-bumi/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/penemuan-planet-layak-huni-pertama-selain-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 06:28:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Astronomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[www.kompas.com Sebuah Asteroid Nyaris Tabrak Bumi ESA/C Carreau Foto-foto dari jarak lebih dekat akan mengungkap lebih jauh mengenai bentuk, umur, dan komposisi Asteroid Steins. / Selasa, 3 Maret 2009 &#124; 23:21 WIB JAKARTA, SELASA &#8211; Sebuah asteroid melintas sangat dekat dan bisa saja menabrak Bumi jika terjadi sedikit perubahan jalur orbit. Betapa tidak, jarak terdekat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=9&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">www.kompas.com</div>
<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;"><strong>Sebuah Asteroid Nyaris Tabrak Bumi</strong></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/05/194926p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/03/23213782/sebuah.asteroid.nyaris.tabrak.bumi#">ESA/C Carreau</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Foto-foto dari jarak lebih dekat akan mengungkap lebih jauh mengenai bentuk, umur, dan komposisi Asteroid Steins.</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/03/23213782/sebuah.asteroid.nyaris.tabrak.bumi" target="_blank">/</a></div>
<div style="padding:0;"></div>
<p><img src="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" alt="" /></div>
<div class="tanggal">Selasa, 3 Maret 2009 | 23:21 WIB</div>
<p><strong>JAKARTA, SELASA</strong> &#8211; Sebuah asteroid melintas sangat dekat dan bisa saja menabrak Bumi jika terjadi sedikit perubahan jalur orbit. Betapa tidak, jarak terdekat dengan Bumi saat melintas hanya tinggal 66.000 kilometer. Bandingkan jarak Bumi-Bulan yang rata-rata 384.000 kilometer.</p>
<p>Lebih mengejutkan lagi kedatangan asteroid ini tidak diduga-duga sebelumnya. Astroid yang diberi nama 2009 DD45 ini baru terdeteksi beberapa hari lalu.</p>
<p>Pengamat yang beruntung di wilayah Asia, Australia, dan Kepulauan Pasifik dapat melihatnya saat melintas di natar Bumi dan Bulan pada Senin (2/3) pukul 20.44. Batuan angkasa itu bergerak dengan kecepatan hanya 20 kilometer per jam.</p>
<p>&#8220;Kita melihat objek-objek yang melintas sedekat ini atau bahkan lebih dekat hanya tiap beberapa bulan sekali,&#8221; ujar Timothy Spahr, direktur Pusat Planet Minor Himpunan Astronomi Internasional (IAU) di Massachusetts, AS.</p>
<p>Asteroid 2009 DD45 baru dilaporkan kedatangannya pada 28 Februari. Observatorium Siding Spring Australia hanya merekamnya sebagai sebuah titik kecil. Saat itu, asteroid berada pada jarak 2,4 juta kilometer dan melesat dengan kecepatan sangat tinggi.</p>
<p>Dibanding objek ruang angkasa lainnya, asteroid termasuk kecil dengan diameter antara 20-50 meter. Asteroid merupakan objek batuan padat yang banyak mengorbit di kawasan yang disebut sabut asteroid antara Planet Mars dan Jupiter.</p>
<p>&#8220;Objek sekecil itu sulit dilihat dengan mata telanjang meski berada pada jarak sangat dekat dengan Bumi,&#8221; ujar Spahr. Namun, penganat amatir maupun profesional dapat mengatinya dengan teleskop ke arah lintasan yang tepat.</p>
<p>Berkat bantuan para astronom amatir di berbagai belahan dunia, bentuk lintasan orbitnya dapat diperkirakan. Asteroid tersebut mengorbit di bagian dalam tata surya dan diperkirakan menghabiskan waktu 1,56 tahun untuk sekali mengelilingi Matahari.</p>
<p>Hal ini menunjukkan bahwa peluang asteroid tersebut dapat melintas kembali dekat Bumi cukup besar karena waktu orbit yang tidak terlampau jauh berbeda. Meski demikian, para astronom belum sampai pada kesimpulan bahwa objek tersebut mengancam Bumi.</p>
<p>&#8220;Sejauh ini tidak ada kejadian yang luar biasa,&#8221; ujar Spahr.<br />
<strong>WAH</strong><br />
<strong>Sumber : National Geographic News</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=9&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/penemuan-planet-layak-huni-pertama-selain-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/09/05/194926p.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Ikan Air Tawar Terbesar Beratnya Setengah Ton</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/ikan-air-tawar-terbesar-beratnya-setengah-ton/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/ikan-air-tawar-terbesar-beratnya-setengah-ton/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 06:22:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[www.kompas.com Ikan Air Tawar Terbesar Beratnya Setengah Ton Zeb Hogan Ikan pari raksasa (giant stingray) ini diklaim sebagai ikan air tawar terbesar. / Minggu, 1 Maret 2009 &#124; 16:43 WIB SEEKOR ikan pari raksasa jenis stingray yang ditangkap di Thailand ini diklaim sebagai ikan air tawar terbesar. Betapa tidak, beratnya saja diperkirakan mencapai 450 kg [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=7&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">www.kompas.com</div>
<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;"><strong>Ikan Air Tawar Terbesar Beratnya Setengah Ton </strong></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/01/1646186p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/01/16431914/ikan.air.tawar.terbesar.beratnya.setengah.ton.#">Zeb Hogan</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Ikan pari raksasa (giant stingray) ini diklaim sebagai ikan air tawar terbesar.</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/01/16431914/ikan.air.tawar.terbesar.beratnya.setengah.ton." target="_blank">/</a></div>
<div style="padding:0;"></div>
<p><img src="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" alt="" /></div>
<div class="tanggal">Minggu, 1 Maret 2009 | 16:43 WIB</div>
<p><strong>SEEKOR </strong>ikan pari raksasa jenis <em>stingray</em> yang ditangkap di Thailand ini diklaim sebagai ikan air tawar terbesar. Betapa tidak, beratnya saja diperkirakan mencapai 450 kg atau hampir setengah ton.</p>
<p>Lebar bentangan tubuhnya sekitar 2 meter dan panjang 2,1 meter. Saat ditemukan, ekornya tidak ada. Jika termasuk ekornya, diperkirakan total panjang ikan pari itu adalah sekitar 5 meter.</p>
<p>Ikan tersebut ditangkap pada 28 Januari 2009 dalam sebuah ekspedisi yang dilakukan oleh National Geographic di Thailand. Penangkapan dipimpin ahli biologi dari Universitas Nevada, Zeb Hogan. Ekspedisi tersebut merupakan bagian dari proyek pencarian ikan raksasa Megafishes Project untuk mendokumentasikan 20 ikan air tawar terbesar di dunia.</p>
<p>Penemuan pari raksasa ini memberikan harapan baru bagi Hogan dan timnya bahkan melebihi perkiraan sebelumnya. Hal ini bisa menempatkan ikan pari raksasa di posisi teratas dari Megafishes Project.</p>
<p>&#8220;Sejujurnya, kami tidak mengetahui berapa berat ikan pari ini. Tapi sudah jelas, ikan pari raksasa ini berpotensi menjadi ikan air bersih yang terberat,&#8221; jelas Hogan yang juga seorang Emerging Explorer pada National Geographic.</p>
<p>Populasi ikan pari di Thailand dianggap sudah akan punah, meski penemuan beberapa populasi baru mulai meningkat belakangan ini. International Union for Conservation of Nature (IUCN) saat ini telah memasukkan ikan pari air tawar masuk ke dalam daftar hewan yang hampir punah.</p>
<p>Sebelum penemuan pari raksasa terbesar ini, Hogan sebelumnya menemukan seekor ikan pari dengan panjang 14 kaki atau sekitar 4,3 meter di dekat di Chachoengsao, dekat kota Thailand.<br />
<strong>C5-09</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=7&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/ikan-air-tawar-terbesar-beratnya-setengah-ton/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2009/03/01/1646186p.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Misi Pertama Pencarian Planet Seperti Bumi</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/misi-pertama-pencarian-planet-seperti-bumi/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/misi-pertama-pencarian-planet-seperti-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 06:19:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://teknos.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[www.kompas.com Misi Pertama Pencarian Planet Seperti Bumi NASA Ilustrasi bentuk tata surya yang tidak bulat seperti bola disimpulkan setelah Voyager 2 tida di batas heliosfer. / Artikel Terkait: Misi Pengukur CO2 NASA Gagal Teleskop Pemburu Planet Sejenis Bumi Rabu, 4 Maret 2009 &#124; 08:13 WIB WASHINGTON,RABU-NASA kini sedang mempersiapkan peluncuran pesawat antariksa Kepler, dengan teleskop [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=5&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;">www.kompas.com</div>
<div class="judulisiberita" style="margin:5px 0;"><strong>Misi Pertama Pencarian Planet Seperti Bumi</strong></div>
<div style="width:300px;float:left;margin-right:10px;">
<div style="width:298px;padding:0 0 5px;">
<div id="loadarea" style="margin-bottom:5px;width:298px;"><img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/07/04/144829p.jpg" border="0" alt="" width="298" /></div>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/04/0813380/misi.pertama.pencarian.planet.seperti.bumi#">NASA</a></div>
<div id="boxtitle" style="margin-bottom:0;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:11px;line-height:normal;color:#333333;">Ilustrasi bentuk tata surya yang tidak bulat seperti bola disimpulkan setelah Voyager 2 tida di batas heliosfer.</div>
</div>
<p><!--- video --></p>
<div id="boxpoto" style="margin-bottom:0;text-align:right;font-family:arial;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:9px;line-height:normal;color:#666666;"><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/03/04/0813380/misi.pertama.pencarian.planet.seperti.bumi" target="_blank">/</a></div>
<div id="boxterkait" style="width:300px;background-color:#ffffff;margin-bottom:20px;"><strong class="judulnolead">Artikel Terkait:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/02/25/10415080/misi.pengukur.co2.nasa.gagal">Misi Pengukur CO2 NASA Gagal</a></li>
<li><a href="http://sains.kompas.com/read/xml/2009/01/31/07351050/teleskop.pemburu.planet.sejenis.bumi">Teleskop Pemburu Planet Sejenis Bumi</a></li>
</ul>
</div>
<div style="padding:0;"></div>
<p><img src="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" alt="" /></div>
<div class="tanggal">Rabu, 4 Maret 2009 | 08:13 WIB</div>
<p><strong>WASHINGTON,RABU-</strong>NASA kini sedang mempersiapkan peluncuran pesawat antariksa Kepler, dengan teleskop antariksa baru yang untuk pertama kalinya akan mampu mendeteksi berbagai planet seperti Bumi di luar tata surya.</p>
<p>Kepler dijadwalkan akan diluncurkan dengan roket Delta II dari Pangkalan AU Tanjung Canaveral, di Frolida, pada 5 Meret pukul 10:48 waktu setempat atau 6 Maret pukul 10:48 WIB.</p>
<p>Misi tersebut merupakan misi pertama Badan Antariksa dan Aeronautika (NASA) AS dalam pencarian planet-planet yang mengorbit berbagai matahari sama seperti Matahari kita, pada jarak dan temperatur yang tepat sehingga memungkinkan adanya air yang mendukung kehidupan.</p>
<p>&#8220;Kepler akan merintis jalan menuju tapal batas tak dikenal pada galaksi kita, Bima Sakti. Dan berbagai penemuannya boleh jadi akan mengubah secara mendasar pandangan manusia atas galaksi tersebut,&#8221; kata direktur astrofisika pada badan antariksa itu di kantor pusatnya Washington, Jon Morse, dalam jumpa persnya, seperti dilaporkan AFP, Rabu (4/3).</p>
<p>&#8220;Sensus keplanetan Kepler akan menjadi penting sekali bagi pemahaman banyaknya planet seperti Bumi pada galaksi kita dan perencanaan misi-misi yang akan mendeteksi secara langsung dan mengenali ciri-ciri dunia-dunia seperti ini di sekitar bintang-bintang di dekatnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dilengkapi dengan kamera terbesar yang pernah diluncurkan ke antariksa, yang dikenal sebagai charged couple devices (CCD) 95 megapiksel, teleskop Kepler mampu mendeteksi bintang-bintang yang berkedip secara berkala akibat tertutup planet-planet saat benda langit itu melintas di dekat bintang-bintang tersebut.</p>
<p>Dengan biaya hampir 600 juta dollar, misi Kepler akan berlangsung selama tiga tahun dan meneliti lebih dari 100.000 bintang seperti Matahari di kawasan konstelasi Angsa dan Lira di galaksi Bima Sakti.</p>
<p><strong>Tak terlalu panas dan juga dingin</strong></p>
<p>Menurut William Borucki, penyelidik utama Kepler yang berkedudukan di Pusat Riset Ames, NASA, di California, proyek itu akan menemukan tempat-tempat dimana kondisi sempurna untuk mendukung kehidupan. &#8220;Apa yang menarik perhatian dalam penemuan kami adalah planet-planet itu tak terlalu panas dan tak terlalu dingin. Suhunya cukup memadai,&#8221; katanya. &#8220;Kami akan mencari planet-planet dengan suhu yang betul-betul memadai bagi adanya air cair di permukaan planet.&#8221;</p>
<p>Teleskop itu, yang siap memelototi sebuah tempat di langit dalam seluruh misinya, mampu melihat bintang-bintang yang kedipannya dipengaruhi planet-planet.</p>
<p>&#8220;Planet-planet seperti Bumi di kawasan yang dapat dihuni secara teoritis akan memerlukan waktu setahun untuk mengorbit. Jadi rentang kehidupan tiga tahun Kepler akan memungkinkan proyek itu untuk memastikan kehadiran sebuah planet dengan mengamati dampaknya yang tak kentara atas bintang-bintang yang diedarinya,&#8221; kata NASA dalam sebuah pernyataannya.</p>
<p>&#8220;Jika kami menemukan banyak planet, ia tentu saja mengandung arti bahwa kehidupan boleh jadi suatu yang lazim di seluruh galaksi kita, dan ada peluang bagi kehidupan untuk memiliki tempat berkembang,&#8221; kata Boeucki.</p>
<p>&#8220;Jika planet tak ditemukan atau hanya sedikit ditemukan, itu boleh jadi menegaskan bahwa planet-planet yang dapat didiami seperti Bumi sangat jarang dan Bumi kemungkinan satu-satunya pos terdepan bagi kehidupan,&#8221; katanya.<br />
<strong>ONO</strong><br />
<strong>Sumber : Antara</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=5&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/misi-pertama-pencarian-planet-seperti-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/photo/2008/07/04/144829p.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.kompas.com/data/images/stickerbanner/reg_sains.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Welcome</title>
		<link>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/hello-world/</link>
		<comments>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Mar 2009 06:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cyberpost</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Blog ini saya persembahkan bagi putra-putri negeri ini yang membutuhkan informasi tentang teknologi, sains dan hal-hal terkait lainnya. Tiada lain tujuan saya hanya sekedar menyumbang sedikit pengetahuan yang didapat dari secuil waktu luang yang saya sisihkan. Tentunya blog ini akan banyak sekali kekurangan dan karenanya bagi siapapun yang &#8216;mampir&#8217; silahkan menuangkan uneg-uneg, saran dan kritikannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=1&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Blog ini saya persembahkan bagi putra-putri negeri ini yang membutuhkan informasi tentang teknologi, sains dan hal-hal terkait lainnya.</p>
<p>Tiada lain tujuan saya hanya sekedar menyumbang sedikit pengetahuan yang didapat dari secuil waktu luang yang saya sisihkan. Tentunya blog ini akan banyak sekali kekurangan dan karenanya bagi siapapun yang &#8216;mampir&#8217; silahkan menuangkan uneg-uneg, saran dan kritikannya yang membangun.</p>
<p>Semoga blog ini membawa manfaat bagi yang membacanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/teknos.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/teknos.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=teknos.wordpress.com&amp;blog=6820127&amp;post=1&amp;subd=teknos&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://teknos.wordpress.com/2009/03/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b32f5f8af6a960ee9e2077f14a617b14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">cyberpost</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
